Cetak Pendakwah Adaptif, Muhammadiyah Sulsel Luluskan 500 Da’i

  • Bagikan
Foto; Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel kukuhkan 500 dai muda Sekolah Tabligh Angkatan Kedua 25 April 2026. (Dok.istimewa).

MAKASSAR, TOKCER.NEWS  — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan mengukuhkan 500 da’i muda dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel di Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Km-10, Makassar, Sabtu, 25 April 2026. Pengukuhan ini menandai tuntasnya Sekolah Tabligh Angkatan Kedua yang digelar selama enam bulan.

Ratusan da’i muda tersebut dinyatakan lulus setelah mengikuti pendidikan intensif selama dua pekan per zona. Mereka digembleng langsung oleh tim pengajar dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel. Materi yang diberikan mencakup metodologi dakwah kontemporer, fiqih dakwah, hingga strategi menghadapi tantangan era digital.

Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah Sulsel, Dr. Nurdin Mappa, menjelaskan Sekolah Tabligh merupakan program kaderisasi mubalig yang berkelanjutan.

“Angkatan pertama kami laksanakan Januari–Februari 2025 dengan 27 peserta. Angkatan kedua ini jauh lebih masif, dimulai Agustus 2025 hingga Februari 2026 dan diikuti sekitar 750 peserta dari seluruh daerah,” ujarnya kepada wartawan, Jumat, 24 April 2026.

Foto: Suasana Sosialisasi dan Konsolidasi Dakwah se-Sulsel di Pusdam. (Dok. Istimewa).

Dari 750 peserta Angkatan Kedua yang tersebar di tujuh zona, hanya 500 orang yang dinyatakan lulus dan berhak dikukuhkan. Zona 1 meliputi Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar; Zona 2 Pangkep, Barru, Jeneponto, Bantaeng; Zona 3 Parepare, Pinrang, Sidrap, Wajo; Zona 4 Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara; Zona 5 Palopo, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur; Zona 6 Bone, Soppeng, Sinjai, Bulukumba; serta Zona 7 Selayar.

                               
Dilarang keras mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan
Home
Search
Lainnya
×