Laporan Keuangan Puskesmas di Bantaeng Raih WTP

  • Bagikan
Tampak ditengah, dr. Armansyah, M.Kes, saat menghadiri kegiatan di Hotel Remcy Panakkukang, Makassar, dalam rangka memastikan akuntabilitas pengelolaan keuangan di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng. (Foto dok: istimewa).

BANTAENG, TOKCER.NEWS – Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Kesehatan kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang manajemen keuangan. Seluruh unit kerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di lingkungan Puskesmas se-Kabupaten Bantaeng untuk Tahun Anggaran 2025 berhasil mendapatkan penilaian tertinggi berupa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Ribka Aretha & Rekan.

Pencapaian gemilang ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Proses penyerahan hasil audit dan laporan keuangan yang telah diaudit (audited) dilaksanakan secara resmi pada Rabu, 13 Mei 2026, bertempat di Hotel Remcy Panakkukang, Makassar, dengan dihadiri oleh seluruh Kepala Puskesmas dan jajaran terkait.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Ihsan, M.Kes., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya yang setinggi-tingginya. Menurutnya, capaian opini WTP ini bukanlah hal yang mudah, melainkan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan kerja sama yang solid antara tim pengelola keuangan, jajaran manajemen, serta auditor independen.

“Alhamdulillah, kita berhasil mempertahankan standar pelayanan prima dalam pengelolaan keuangan. Opini WTP ini adalah hasil dari komitmen bersama untuk selalu bekerja sesuai aturan, standar akuntansi, dan perundang-undangan yang berlaku,” ujar dr. Andi Ihsan.

Lebih jauh, pemimpin tertinggi di Dinas Kesehatan ini menegaskan bahwa predikat Wajar Tanpa Pengecualian memiliki makna yang sangat strategis. Hal ini tidak hanya menunjukkan kepatuhan administrasi semata, tetapi menjadi indikator kuat bahwa sistem pengelolaan keuangan di setiap Puskesmas sudah berjalan sangat baik, sehat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Opini WTP ini adalah cerminan bahwa tata kelola kita sudah profesional. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita sebagai abdi negara kepada masyarakat, bahwa setiap rupiah yang dikelola digunakan secara tepat, benar, dan bermanfaat,” tegasnya.

Dengan capaian ini, Dinas Kesehatan berharap seluruh Puskesmas dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitasnya. Kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan pemerintah diharapkan semakin meningkat, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan melakukan perbaikan berkelanjutan di masa depan.

Dinas Kesehatan Bantaeng pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta menjaga integritas demi terciptanya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

FAP/. EDITOR MD.

                               
Dilarang keras mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan
Home
Search
Lainnya
×