Bapanas menggunakan 12 indikator yang mencakup produksi pangan lokal, stabilitas harga, daya beli masyarakat, konsumsi energi-protein, hingga prevalensi stunting.
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, (Uji Nurdin) yang dihubungi Rabu, 15 April 2026, menyebut capaian ini hasil kerja kolektif.
“Sejak 2025 kami fokus ke tiga hal: perkuat produksi petani, jaga rantai pasok tetap pendek, dan pastikan pangan bergizi masuk ke piring warga. Angka 84,14 ini validasi bahwa arahnya sudah tepat,” ujarnya.
Bapanas mencatat sembilan kabupaten lain yang berada di atas Bantaeng adalah Badung 88,79, Kutai Kartanegara 86,50, Balangan 86,42, Hulu Sungai Tengah 85,67, Sleman 85,50, Tabalong 85,23, Banjar 84,70, Hulu Sungai Selatan 84,56, dan Barito Kuala 84,42.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.










