“Secara umum, dinamika permainan berjalan cukup baik. Koordinasi antar pemain sudah terlihat kompak, baik saat kita menguasai bola maupun saat harus bertahan,” ungkap Didi Said usai pertandingan.
Namun, di balik kemenangan tersebut, masih tersisa catatan evaluasi yang harus diperbaiki. Pelatih menyoroti banyaknya peluang emas yang terbuang sia-sia akibat penyelesaian akhir (finishing) yang belum maksimal. Hal ini dinilai menjadi poin krusial yang harus segera diperbaiki agar tidak menjadi boomerang di turnamen resmi nanti.
“Yang menjadi catatan utama kami adalah banyaknya peluang yang terbuang. Finishing masih menjadi pekerjaan rumah yang harus kita perbaiki lagi agar lebih tajam dan efektif,” tegasnya.
Kehadiran Gubernur Sulawesi Selatan, Bupati Bone, dan Wakil Bupati Bone memberikan suntikan semangat luar biasa bagi para pemain muda. Selain menyaksikan aksi mereka di lapangan, para pejabat juga sempat memberikan wejangan dan motivasi langsung.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.










