Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang telah terlibat dalam operasi tersebut, termasuk masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.
“Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras di lapangan dalam kondisi medan sungai yang cukup berat, dengan debit air tinggi, banyak batu besar, serta jeram di sepanjang aliran sungai. Kami juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang turut membantu proses pencarian,” tambahnya.
Dengan penghentian operasi SAR tersebut, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini antara lain Tim Rescue Kantor SAR Makassar, BPBD Gowa, MRB, FPL Lompobattang, TNI, Polri, SAR Unhas, SAR UNM, serta masyarakat setempat.
Basarnas Makassar mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai, khususnya pada musim hujan dengan debit air tinggi, agar selalu meningkatkan kewaspadaan guna menghindari potensi kecelakaan di perairan. [*].
Editor MD.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.










