JAKARTA, TOKCER.NEWS — Pemerintah Kabupaten Bantaeng mengajukan dua program prioritas pembangunan ke pemerintah pusat demi mengakselerasi layanan dasar masyarakat.
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memaparkan langsung rencana strategis itu di hadapan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta Pusat, Senin, 20 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin itu datang bersama Plt Direktur RSUD Prof. Anwar Makkatutu, dr. Yusri Lisangan, serta Plt Kepala Dinas PUPR Bantaeng, Syahriani. Rombongan diterima langsung oleh Staf Khusus Menteri PPN/Bappenas RI, Sukmo Harsono.

Uji Nurdin menegaskan, dua usulan yang dibawa merupakan kebutuhan mendesak warga. “Pertama, kami paparkan program revitalisasi jaringan irigasi persawahan. Mayoritas penduduk Bantaeng berprofesi sebagai petani, sehingga infrastruktur ini menyangkut hajat hidup mereka,” ujar Uji.
Program kedua yang diajukan adalah pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Anwar Makkatutu. “Kami ingin menambah kapasitas dan kualitas layanan kesehatan. Tujuannya agar masyarakat mendapat pelayanan yang lebih cepat, layak, dan merata,” katanya.
Menurut Uji Nurdin, lobi langsung ke Bappenas menjadi langkah krusial agar dua proyek vital itu masuk dalam daftar prioritas pembangunan nasional dan mendapat alokasi anggaran pusat. Dengan dukungan APBN, proses pembangunan diyakini lebih cepat dan tepat sasaran.

“Semoga dua program ini disetujui dan bisa segera dikerjakan. Dampaknya langsung dirasakan petani dan pasien. Karena itu, kami mohon dukungan dan doa seluruh masyarakat Bantaeng,” pungkas Uji Nurdin.
Langkah proaktif Pemkab Bantaeng ini menjadi bagian dari strategi menjemput bola anggaran pusat di tengah keterbatasan fiskal daerah. Jika disetujui, pembangunan irigasi dan RSUD akan menjadi legasi penting kepemimpinan Uji Nurdin di periode pertamanya.
FIK/EDITOR MD.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.








