SURABAYA TOKCER.NEWS — Gelora Bung Tomo bergemuruh. Ribuan Bonek sudah bersiap pesta. Kemenangan di depan mata. Namun satu nama merusak segalanya di detik terakhir.
Adalah Hamra Hehanusa, yang menjadi mimpi buruk Persebaya Surabaya, Sabtu (19/9/2026). Golnya di menit ke-89 membungkam stadion dan memaksa tuan rumah berbagi poin 1-1 dengan Garudayaksa FC.
Sejak peluit awal, Persebaya langsung menekan. Bermain di kandang sendiri, Bajul Ijo tampil agresif. Sementara itu, Garudayaksa FC yang datang sebagai tim tamu justru bermain sangat tenang. Pelatih mereka menurunkan Andik Vermansah sejak menit pertama. Pemain yang pernah menjadi ikon Persebaya itu menjadi andalan untuk meredam tekanan.
Pertandingan berjalan alot. Tanpa gol. Hingga drama pecah di lima menit terakhir.
Menit ke-85, Stadion meledak. Alex Martins Ferreira berhasil memecah kebuntuan. Golnya membawa Persebaya unggul 1-0. Papan skor seakan sudah mengunci kemenangan. Bonek bersorak. Tiga poin sudah di genggaman.
Dilarang keras mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.










