BANTAENG, TOKCER.NEWS — Dari gang kecil di Tamalangnge, Kelurahan Lembang, Bantaeng, nama Rifal kini diperbincangkan. Bukan karena gelar atau jabatan, melainkan karya. Ia menyulap plat DD bekas menjadi produk bernilai guna tinggi yang rapi, kuat, dan estetis.
Berawal dari bengkel sederhana, Rifal melihat peluang di tumpukan plat DD yang tak terpakai. Di tangannya, lembaran logam yang dianggap rongsok itu dipotong, dibentuk, dan difinishing ulang. Hasilnya bukan sekadar barang fungsional, melainkan karya yang presisi. “Setiap sudut saya pastikan rapi. Kekuatan dan estetika harus jalan berbarengan,” kata Rifal, Rabu (29/4/2026).
Keunggulan produknya terletak pada detail. Pemotongan presisi, sambungan kokoh, dan finishing halus membuat pesanan Rifal kerap dibanding-bandingkan dengan pengrajin luar daerah. Warga yang pernah memesan mengaku puas. “Kuat, rapi, sesuai gambar. Harganya masuk akal,” ujar Arman, warga Lembang.
Lompatan besar terjadi ketika Rifal membuka etalase di Shopee awal 2026. Keputusan itu memecah batas geografis. Pesanan tak lagi hanya dari Bantaeng, tapi juga dari Makassar, Bulukumba, bahkan luar Sulsel. Digitalisasi membuat Tamalangnge yang dulu senyap kini punya etalase nasional.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.








