Tenggelam di Sungai Pampang, Korban Ditemukan 85 Meter Lokasi Kejadian

  • Bagikan
Kondisi Sungai Pampang di Kecamatan Panakkukang tempat kejadian perkara. (Foto dok: Basarnas).

Dalam operasi pencarian yang digelar sejak pagi hari, tim tidak hanya melakukan penyisiran manual, tetapi juga menerapkan teknik khusus. Tim menggunakan perahu karet yang dilengkapi mesin tempel untuk membuat gelombang buatan.

Teknik ini dilakukan dengan tujuan untuk memicu pergerakan arus air di sekitar dasar sungai, sehingga membantu mengangkat jasad korban yang kemungkinan besar tertahan oleh lumpur atau arus bawah.

“Kami menyisir area mulai dari titik hilang hingga ke arah muara sungai sejauh kurang lebih 500 meter. Selain tim di darat yang memantau pinggiran kanal, tim di air juga membuat gelombang buatan agar jasad bisa muncul ke permukaan,” jelasnya.

Metode ini terbukti efektif. Setelah beberapa kali putaran, tim akhirnya melihat tubuh korban muncul di permukaan air dan segera dievakuasi. Jasad korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga yang sudah menunggu dengan penuh harap.

                               
Dilarang keras mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan
Home
Search
Lainnya
×