Tersambar Petir, Satu Pendaki Gunung Monrolo Tewas

  • Bagikan
Suasana evakuasi jenazah korban sambaran petir yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan menuruni medan terjal Gunung Monrolo, Maros. (Foto dok: Basarnas).

Mengingat tingkat kesulitan yang tinggi, pada pukul 08.00 WITA keesokan harinya, tim kedua yang beranggotakan 20 personel kembali diterjunkan untuk membantu percepatan proses evakuasi.

Setelah berjuang menembus keterbatasan medan dan cuaca, tim operasi akhirnya berhasil mencapai titik lokasi korban di puncak pada pukul 05.50 WITA. Proses evakuasi berjalan hati-hati agar tidak menimbulkan korban tambahan. Butuh waktu sekitar 3 jam 30 menit untuk membawa jenazah korban turun dari puncak menuju ke titik aman di kaki gunung.

Jenazah berhasil dievakuasi ke dataran rendah pada pukul 09.20 WITA, Senin (25/5/2026), dan langsung dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Tompobulu untuk prose s selanjutnya. Sementara itu, keempat korban selamat juga telah diamankan dan mendapatkan penanganan medis.

Dengan telah diamankannya seluruh korban dan selesainya proses pemindahan ke fasilitas kesehatan, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup pada pukul 09.26 WITA. Pihak Basarnas pun mengimbau kepada para pendaki dan wisatawan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan diri sebelum melakukan aktivitas di alam bebas, mengingat cuaca di pegunungan sangat sulit diprediksi.

DWI/EDITOR MD.

                               
Dilarang keras mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan
Home
Search
Lainnya
×