MAKASSAR, TOKCER.NEWS — Proses pengisian jabatan yang telah menanti selama berbulan-bulan akhirnya membuahkan hasil. Dua pejabat pengawas dari lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng resmi dilantik dan diambil sumpahnya menjadi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dalam sebuah upacara pelantikan yang berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, pada Kamis, 20 Agustus 2026 siang. Mereka adalah Abd. Azis Lallo, S.Ag., M.Sos. yang dipercaya memimpin KUA Kecamatan Sinoa, serta Kaimuddin, S.Ag., M.M. yang kini menjabat sebagai Kepala KUA Kecamatan Gantarangkeke.
Pelantikan ini sekaligus menutup kekosongan dua posisi strategis yang telah berlangsung sejak pertengahan tahun 2026. Kedua jabatan Kepala KUA tersebut memang telah lama kosong, sehingga pelantikan ini menjadi momen yang dinantikan oleh masyarakat dan jajaran Kementerian Agama di Bantaeng. Pengisiannya pun tidak dilakukan secara mendadak, melainkan melalui proses yang panjang, transparan, dan berbasis kompetensi.
Sebelum ditetapkan sebagai calon terpilih, para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi syarat administrasi telah mengikuti serangkaian tahapan penilaian atau assessment yang dilaksanakan sekitar dua bulan sebelum hari pelantikan. Sebanyak delapan orang peserta yang telah memenuhi persyaratan berkas turut serta dalam seleksi ketat tersebut. Proses penilaian dirancang untuk mengukur tidak hanya pengetahuan administrasi keagamaan, tetapi juga kompetensi, wawasan, kepemimpinan, serta kesiapan mental dan spiritual dalam mengemban amanah sebagai pemimpin lembaga pelayanan publik.
Tahapan seleksi yang dilalui mencakup sejumlah rangkaian ujian: mulai dari tes tertulis untuk mengukur pemahaman kebijakan dan peraturan keagamaan, kajian serta pembacaan kitab kuning guna menilai kedalaman pengetahuan agama, hingga wawancara yang bertujuan menggali visi, misi, serta gagasan inovatif yang akan dibawa jika dipercaya memimpin KUA. Dari seluruh rangkaian penilaian yang objektif dan menyeluruh itu, akhirnya ditetapkan dua nama yang dinilai paling unggul dan memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan, yaitu Abd. Azis Lallo dan Kaimuddin.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.







