Butta Toa Merdeka Cup 81: PB DOI dan PGRI Juara

  • Bagikan
Foto: Bupati Bantaeng menyerahkan hadiah kepada juara. (Foto dok istimewa).

BANTAENG, TOKCER.NEWS — GOR Malilingi bergemuruh tiga hari penuh. Adu cepat kok dan strategi di net mewarnai “Turnamen Bulutangkis Butta Toa Merdeka Cup 81” yang digelar 21 – 23 Agustus 2026.

Ajang peringatan HUT ke-81 RI ini akhirnya menelurkan para juara. PB DOI dan PB PGRI keluar sebagai klub tersukses. Bupati Bantaeng, Muhammad Fathul Fauzy Nurdin, sekaligus menutup turnamen dan mengumumkan rencana besar: Merdeka Cup Open pada November 2026.

Ketua Panitia, Saiful Asmara Udin S.E., menyebut turnamen berjalan lancar dan penuh sportivitas. “Alhamdulillah seluruh rangkaian bisa terlaksana aman dan penuh kebersamaan. Ini bukti semangat merdeka hidup di lapangan,” ujarnya.

Rangkaian pertandingan berlangsung intens dan berimbang sejak babak penyisihan. Dewan juri dan wasit bertugas secara profesional, sementara seluruh peserta menerima keputusan dengan lapang dada dan menjunjung tinggi sportivitas

Berikut daftar juara:

Ganda Putri

1. Reski – Shita | PB. PGRI

2. Diah – Wilda | PB. RSUD Anwar Makkatutu

3. Salma – Salki | PB. PGRI

3. Husna – Unna | PB. PGRI

Ganda Putra 

1. Anton – Mul | PB. DOI

2. Lukman – Asdar | PB. Solidaritas Labbo

3. Anto – H. Amran | PB. DOI

3. Takim – Anto | PB. DOI

Hadiah uang pembinaan diserahkan langsung Bupati Fathul Fauzy Nurdin “Uji Nurdin” bersama Ketua PBSI Bantaeng dr. H. Andi Ihsan, M.Kes.

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi panitia dan sponsor utama Klinik DOI Bantaeng. Ia menyebut olahraga adalah jembatan silaturahmi antarklub.

Paling mengejutkan, Bupati Uji Nurdin mengumumkan Merdeka Cup versi Open akan digelar November 2026. Targetnya, peserta dari hampir seluruh kabupaten/kota di Sulsel bahkan luar pulau hingga Jawa.

“Kami ingin Bantaeng jadi barometer pembinaan bulu tangkis. Dari sini lahir atlet yang mengharumkan nama daerah,” tegas Bupati.

Saiful menambahkan, panitia memohon maaf atas kekurangan selama acara. Harapannya, turnamen ini menjadi agenda tahunan pembinaan atlet Bantaeng.

(Fik/ Editor MD).

                               
Dilarang keras mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan
Home
Search
Lainnya
×