BANTAENG, TOKCER.NEWS — Teriakan keadilan menggema di depan Mapolres Bantaeng. Puluhan jurnalis dan aktivis turun ke jalan. Mereka menuntut satu hal: hukum tidak boleh tunduk pada intimidasi dan uang.
Aksi tersebut digelar Aliansi Pejuang Hak Perlindungan Hukum Wartawan dan Pengecam Pelangsir BBM Subsidi Ilegal, atau APH PALSU, Selasa (15/9/2026). Di depan Kantor Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng di Jl. S. Bialo, Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Mereka datang membawa spanduk dan kemarahan. Aksi ini dipicu oleh peristiwa kekerasan terhadap Riswandi, jurnalis Redaksibaru.id sekaligus anggota FJRI, pada 17 Agustus 2026 lalu.
Korban, Riswandi, saat itu sedang melakukan peliputan dugaan praktik pelangsiran BBM subsidi. Alih-alih mendapat perlindungan, ia justru mendapat intimidasi dan penganiayaan dari pihak yang diduga menjalankan aktivitas ilegal tersebut.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.










