Hari Ketujuh Pascagempa NTT, Dua Korban Kritis Dievakuasi Udara dari Manggarai Timur

  • Bagikan
Helikopter Dauphin Basarnas AS 365 N3+ mendarat di Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, untuk menjemput dua korban kritis pascagempa NTT, 20 Agustus 2026. (Foto dok: Basarnas).

Selain menjalankan misi evakuasi medis, helikopter Basarnas yang sama juga digunakan untuk menyalurkan Bantuan Kepresidenan guna memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat yang rumah dan fasilitasnya rusak akibat gempa di wilayah Manggarai Timur. Distribusi bantuan ini menjadi sangat krusial mengingat akses jalan yang masih tertutup longsoran di sejumlah titik, sehingga jalur udara menjadi satu-satunya harapan untuk menjangkau warga yang terisolasi.

Kantor SAR Maumere menegaskan bahwa bersama seluruh potensi SAR yang tergabung dalam tim gabungan, upaya pencarian, pertolongan, serta pelayanan kemanusiaan akan terus dilakukan melalui jalur darat maupun udara. Seluruh kekuatan dan sumber daya yang tersedia akan terus digerakkan guna memastikan bahwa seluruh masyarakat yang terdampak oleh bencana gempa ini dapat memperoleh bantuan secara cepat, tepat, dan optimal.

Hingga saat ini, kondisi kedua korban yang dievakuasi terus dipantau oleh tim medis selama dalam perjalanan maupun sesampainya di rumah sakit. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan untuk menentukan penanganan yang paling tepat sesuai dengan tingkat keparahan luka yang dialami. Sementara itu, upaya pemulihan akses jalan dan penyaluran bantuan ke wilayah-wilayah terisolasi masih menjadi prioritas utama tim gabungan di lapangan.

(Tim/ Editor MD).

                               
Dilarang keras mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan
Home
Search
Lainnya
×