Solar Damkar Bantaeng Kosong, Petugas Beli di Pengecer

  • Bagikan
Kiri: Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bantaeng Mursalim di depan markas pemadam kebakaran. Kanan: Ilustrasi pompa pengisian solar di SPBU — pasokan sering kosong sehingga armada darurat terpaksa mencari ke luar. (Foto dok: istimewa).

Ia merinci dua persoalan utama. Pertama, stok solar di kantor sering habis saat ada panggilan darurat. Tangki kosong. Tidak ada persediaan darurat yang wajib dijaga.

Akibatnya, anggota harus keluar mencari solar ke penjual eceran (umum). Membayar dengan uang pribadi dan harga normal.

Kedua, ironisnya mobil berlogo Damkar tidak mendapat perlakuan khusus.

“Bayangkan, saat api berkobar, petugas kami tetap harus antre bersama ribuan kendaraan lain. Tidak ada jalur khusus. Tidak ada prioritas,” ujar Mursalim.

Padahal waktu adalah segalanya. Setiap menit keterlambatan bisa berarti rumah ludes terbakar atau nyawa melayang.

                               
Dilarang keras mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan
Home
Search
Lainnya
×