Pihak kepolisian menekankan fondasi moral dan integritas sebagai hal yang tak bisa ditawar. “Kewenangan tanpa moral berisiko disalahgunakan dan merusak kepercayaan publik. Jadilah pelindung, pengayom, dan pelayan yang senantiasa menjaga amanah,” ujar Kapolda. Pendidikan ini juga selaras dengan tugas Polri mewujudkan tata tentram kerta raharja, menciptakan keamanan yang mendukung kesejahteraan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sistem pembelajaran kini menggunakan kurikulum Outcome-Based Education (OBE), yang berfokus pada pencapaian kompetensi nyata. Keberhasilan tidak hanya diukur dari penyelesaian materi, melainkan kemampuan peserta menerapkan tugas pokok secara tepat, disiplin, dan bertanggung jawab.
Menutup arahannya, Kapolda berharap seluruh peserta menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan semangat, hingga lulus nanti menjadi anggota Polri yang modern, terpercaya, dan siap bertugas di mana pun ditempatkan.
(Rls/ TIM R-TN).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.










