Darije Kalezic Akui PSM Lengah di Babak Kedua Lawan Persib

  • Bagikan
Pelatih Darije Kalezic saat konferensi pers usai laga. (Foto dok: Official PSM Makassar).

BANDUNG, TOKCE.NEWS — Kemenangan di depan mata harus sirna. PSM Makassar harus menelan kekalahan 1-3 dari Persib Bandung pada laga pembuka Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (6/9/2026) malam. Padahal, Juku Eja sempat unggul lebih dulu dan tampil dominan di babak pertama.

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, menyebut hasil ini sebagai “pelajaran berharga”. Ia mengapresiasi kinerja anak asuhnya selama 45 menit pertama.

“Di babak pertama kami tampil sangat baik. Kami mencetak gol bagus dan hanya memberi satu peluang kepada kiper Hilman untuk bekerja. Secara penguasaan permainan, kami mengontrol 100 persen jalannya laga,” ujar Kalezic dalam konferensi pers pascalaga, seperti dikutip dari psmmakassar .co.id

Namun, narasi pertandingan berubah total setelah turun minum. Kalezic mengakui timnya kehilangan konsentrasi sesaat setelah peluit babak kedua berbunyi.

“Kami keluar dari ruang ganti tanpa fokus yang sama. Hanya dalam lima menit, kami dihukum dua gol. Salah satunya dari sepak pojok yang sebenarnya sudah kami analisis secara detail. Ini sangat menyakitkan,” jelasnya.

Masuknya pemain pengganti Persib, termasuk B. Sekulić, disebut Kalezic mengubah ritme permainan tuan rumah secara signifikan. Tertinggal 1-2, PSM langsung merespons dengan dua pergantian pemain dan kembali menguasai bola untuk mengejar gol penyeimbang. Sayangnya, Persib justru menambah keunggulan menjadi 3-1 untuk mengunci kemenangan.

Meski kecewa, Kalezic tetap bersikap sportif. Ia mengucapkan selamat kepada pelatih Persib, Igor, atas tiga poin yang diraih dan mendoakan kesuksesan Maung Bandung di tengah jadwal padat musim ini.

Kapten PSM, Rizky Eka Pratama, juga menyampaikan permintaan maaf kepada suporter. “Kami sudah berusaha maksimal. Kami memulai dengan baik dan sempat unggul. Tapi di babak kedua kami lengah dan kebobolan tiga gol. Kami mohon maaf kepada seluruh suporter yang mendukung dari Makassar maupun yang hadir di Bandung,” ucapnya dengan nada menyesal.

Tim pelatih menyatakan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh. Fokus selanjutnya adalah memperbaiki konsentrasi dan meminimalkan kesalahan individual sebelum laga pekan depan.

Satu gol tak cukup. Tiga gol jadi pelajaran. Perjalanan PSM musim ini baru dimulai.

(Dwi Nukgro/ Editor MD).

                               
Dilarang keras mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan
Home
Search
Lainnya
×