Dan puncaknya, menit ke-83. Stefano Jevtoski muncul sebagai pahlawan. Gol penyeimbangnya membuat skor 2-2. Corner Coffee meledak. Sorak, pelukan, dan teriakan “EWAKO!” menggema. Meski jauh dari Parepare, getaran semangat itu terasa sama.
Hasil imbang ini memang belum membawa PSM naik tinggi. Dari tiga laga, Pasukan Ramang baru mengoleksi dua poin, hasil dua imbang dan satu kalah, dan kini bertengger di peringkat ke-12 klasemen sementara. Sementara Persita melesat ke posisi 6 dengan lima poin.
Namun bagi pelatih Darije Kalezic, ini adalah sinyal kebangkitan. Mental baja itu masih ada. Proses membangun tim butuh waktu. Dan seperti kopi di Corner Coffee, kemenangan manis itu butuh proses penyeduhan yang sabar. Kemenangan pertama itu pasti akan datang, dan akan terasa jauh lebih nikmat.
(Fik/ Editor MD).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.










