Kapolda juga berharap keterlibatan seluruh sivitas akademika, tak terkecuali para mahasiswa, dapat menjadi bagian yang tak terpisahkan dan sangat penting dalam perjalanan serta perkembangan Pusat Studi Kepolisian ini ke depannya. Generasi muda, menurutnya, perlu diberikan ruang yang seluas-luasnya untuk memahami institusi kepolisian secara lebih utuh, mendalam, dan berimbang, sekaligus menyampaikan perspektif, gagasan segar, serta kritik yang membangun secara ilmiah, terukur, dan tetap bertanggung jawab.
“Bagi Polri, dan khususnya Polda Sulawesi Selatan, setiap hasil penelitian serta rekomendasi akademik yang lahir dari Pusat Studi Kepolisian ini akan menjadi masukan yang sangat berharga dan berarti bagi kami dalam proses penyusunan kebijakan maupun pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap Pusat Studi Kepolisian ini nantinya dapat tumbuh dan berkembang menjadi sebuah ekosistem yang sehat dan dinamis, yang memungkinkan pihak kepolisian serta para akademisi duduk bersama dalam kedudukan yang setara, berdiskusi secara objektif dan terbuka, saling menyampaikan pandangan masing-masing, serta bersama-sama mencari solusi terbaik bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Sebab pada akhirnya, tujuan besar dari seluruh upaya yang sedang kita bangun dan lakukan ini adalah satu — yaitu mewujudkan wilayah Sulawesi Selatan yang aman, damai, tertib, maju, dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegas Kapolda Djuhandhani.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.









