BULUKUMBA, TOKCER.NEWS – Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf mengajak seluruh lapisan generasi muda untuk tidak sekadar menjadi pendengar atau pembuat gagasan, melainkan tampil menjadi pelopor utama yang menjaga kebersihan dan kelestarian sungai secara langsung. Pesan ini disampaikan saat dirinya membuka secara resmi Dialog Nasional Aksi Pemuda dalam Menjaga Sungai Nusantara, yang menjadi rangkaian utama kegiatan Festival 3 Sungai. Acara berlangsung di Aula Kahayya, Lantai 4 Gedung Pinisi, Kabupaten Bulukumba, pada Minggu (9/8/2026).
Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis laman Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Bulukumba pada Kamis (13/8/2026), Andi Edy Manaf menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berinisiatif menyelenggarakan ajang ini. Menurutnya, di tengah arus kemajuan zaman dan gaya hidup yang makin beralih ke dunia digital, kepedulian terhadap lingkungan alam sungguh sangat berharga dan patut terus didukung.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulukumba, kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara yang memiliki kepedulian besar untuk menyelenggarakan kegiatan ini,” ujarnya.
Keterlibatan pemuda dalam urusan pelestarian sungai dinilai memiliki kedudukan yang sangat strategis. Andi Edy menjelaskan, perubahan besar tidak harus selalu dimulai dari hal yang rumit atau berbiaya besar; hal yang paling berarti justru tumbuh dari kebiasaan baik yang dilakukan berulang-ulang. Sederhana saja: cukup dengan tidak membuang sampah maupun sisa pembuangan langsung ke aliran sungai atau pinggirannya, setiap orang sudah turut menjaga kelangsungan hidup sumber air tersebut.
Pemerintah daerah berjanji akan terus berdiri di belakang para pemuda yang berinisiatif melahirkan hal-hal baru demi kebaikan lingkungan. Peran yang diharapkan pun beragam: tak sekadar membersihkan sungai, pemuda juga dipanggil untuk menyebarkan pengetahuan, ikut mengawasi keadaan sekitar, menciptakan cara baru mengolah sampah, serta memanfaatkan media sosial untuk mengajak lebih banyak orang peduli.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.






