Unpas Bantaeng Kenalkan Kelas Pekerja ke ASN PPPK

  • Bagikan
Foto: Kepala BPBD Bantaeng Faisal S.STP M.Si. memberikan sambutan dan dukungan penuh terhadap program pendidikan fleksibel yang ditawarkan Unpas Bantaeng. (Dok: istimewa).

BANTAENG, TOKCER.NEWS – Universitas Prof. Dr. H.M. Arifin Sallatang (Unpas) Bantaeng terus memperluas jangkauan pelayanan pendidikan tinggi bagi warga lokal, termasuk para pegawai yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan tanggung jawab pekerjaan. Senin (10/8/2026), tim pimpinan kampus ini melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus sosialisasi penerimaan mahasiswa baru khusus kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Kantor BPBD Bantaeng ini disambut hangat langsung oleh Kepala BPBD Bantaeng, Faisal, S.STP., M.Si., didampingi Sekretaris BPBD serta dihadiri sekitar 20 orang ASN dan PPPK yang berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana. Rombongan Unpas dipimpin oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan SDM, Asbudi, SKM., M.Kes., bersama Ketua Program Studi S1 Hukum dan staf administrasi kampus.

Foto: Wakil Rektor I Unpas Bantaeng, Asbudi SKM M.Kes., (pertama kiri) bersama Kepala BPBD Bantaeng Faisal S.STP M.Si. (tengah) sedang menyampaikan materi sosialisasi Kelas Non-Reguler di hadapan para ASN dan PPPK BPBD Bantaeng, Senin (10/8/2026).

Dalam pemaparan materinya, Asbudi menegaskan bahwa kehadiran Unpas Bantaeng di tengah masyarakat adalah wujud nyata upaya pemerataan akses pendidikan tinggi. Kampus ini menawarkan alternatif yang sangat fleksibel bagi ASN, PPPK, maupun pekerja sektor swasta yang ingin melanjutkan studi tanpa mengganggu jam kerja utama.

“Kami menyadari bahwa banyak pekerja yang memiliki keinginan kuat untuk menempuh pendidikan lebih tinggi namun terhalang jadwal perkuliahan reguler. Oleh karena itu, kami hadirkan program Kelas Non-Reguler yang jadwalnya disesuaikan, umumnya dilaksanakan pada akhir pekan. Selain biaya yang terjangkau, sistem pembelajarannya pun dirancangagar mudah diikuti sambil tetap bekerja,” jelas Asbudi.

                               
Dilarang keras mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan
Home
Search
Lainnya
×