Pembina Yayasan Sitti Aminah Arifin, Prof. Dr. M. Alwi Arifin Sallatang, M.Kes., menyampaikan keyakinan penuh bahwa Unpas adalah mitra sejati daerah.
“Kami yakin sepenuhnya Unpas akan menjadi kebanggaan Bantaeng. Universitas ini hadir bukan hanya untuk mengajar, tetapi untuk mencetak pemimpin masa depan yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap mengabdi. Kami ingin lulusan kami tersebar di semua sektor dan membawa kemajuan nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Satu hal yang luar biasa dan menjadi angin segar bagi banyak kalangan: Unpas juga membuka peluang emas bagi mereka yang sudah bekerja. Baik ASN, PPPK, guru, tenaga kesehatan, pegawai swasta, maupun pelaku usaha yang ingin meningkatkan kualifikasi diri tanpa harus berhenti bekerja. Melalui rencana pengembangan kelas non-reguler pada akhir pekan, pendidikan tinggi kini benar-benar bisa diraih siapa saja, tanpa batas usia dan tanpa mengganggu mata pencaharian.
Wakil Rektor I Unpas Bantaeng, Asbudi, SKM., M.Kes., menegaskan semangat inklusivitas ini.
“Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Kami ingin semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk maju. Melalui pendaftaran yang masih berlangsung, mari bergabung bersama keluarga besar Unpas. Kami hadir dengan mutu terjamin, biaya bersahabat, dan lingkungan yang mendukung sepenuhnya keberhasilan Anda,” ajaknya.
Dengan mengemban amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi dan berkolaborasi erat dengan Pemerintah Daerah, Unpas Bantaeng kini berdiri tegak sebagai mercusuar harapan. Tempat di mana mimpi menjadi sarjana tidak lagi harus jauh dari kampung halaman, tempat di mana potensi digali dan dikembangkan sepenuhnya demi kemajuan Bantaeng, Sulawesi Selatan, dan Indonesia.
IZM/ Edit MD.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.






