Berdasarkan hasil validasi bersama antara Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan Kesyahan Pelabuhan (KSOP), jumlah penumpang dan awak kapal (POB) KM Nurul Salsa ditetapkan secara sah sebanyak 76 orang. Rinciannya: 58 orang berhasil ditemukan selamat, 4 orang dipastikan meninggal dunia, dan 14 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Andi Sultan, menegaskan bahwa penghentian ini bukan tanda berhenti berupaya, melainkan konsekuensi logis dari penyisiran yang sudah dilakukan secara maksimal sesuai prosedur.
“Operasi SAR resmi kami tutup setelah memasuki hari kesepuluh. Seluruh area yang menjadi tanggung jawab kami telah disisir secara optimal sesuai rencana operasi, dan tidak lagi ditemukan indikasi keberadaan korban. Keputusan ini murni hasil kesepakatan bersama Tim SAR Gabungan, pemerintah daerah, dan perwakilan keluarga,” tegas Andi Sultan.
Pihaknya juga membuka pintu ke depan. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang anggota keluarganya belum ditemukan. Meski operasi resmi ditutup, ruang koordinasi tetap terbuka. Apabila kelak ada informasi baru, Basarnas siap bergerak kembali sesuai prosedur,” tambahnya.
Basarnas Makassar juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat: Basarnas Kendari, Maumere, Mataram, TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, relawan, nelayan, hingga masyarakat. Seluruh personel dan alutsista kini dikembalikan ke satuan masing-masing untuk kembali bersiaga menghadapi potensi kedaruratan berikutnya.
(Tim/ TN).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.







