Kekuatan operasi dikerahkan secara maksimal, meliputi RB Mataram 220, KN SAR Puntadewa, KN SAR Kamajaya 104, KN SAR Pacitan, KRI Marlin 877, KRI Hiu 634, serta unsur TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, pemerintah daerah, hingga armada kapal nelayan. Seluruh gerakan berpedoman pada peta prediksi pergerakan objek maritim atau Search and Rescue Maritime Prediction (SARMAP).
Hingga saat ini, dari total 78 orang yang berada di atas kapal saat kejadian, 59 orang telah berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, satu orang sebelumnya telah teridentifikasi meninggal dunia, sedangkan jenazah yang ditemukan hari ini masih menunggu verifikasi identitas.
“Kami turut berduka cita atas perkembangan ini. Meski begitu, komitmen kami tidak berkurang: pencarian korban yang masih hilang akan terus dilanjutkan sekuat tenaga dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada,” tegas Arif.
(TIM/ EDITOR R-TN).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.









