BANTAENG, TOKCER.NEWS — Di tengah rutinitas, sekelompok pemuda di Bantaeng memilih jalan berbeda. Mereka tidak hanya berkumpul untuk mengaji, tetapi juga berolahraga dan mempererat persaudaraan. Komunitas itu bernama At-Thoha Bantaeng.
Cikal bakal komunitas ini berasal dari para sahabat yang pernah mengikuti pembelajaran metode Dirosa bersama Ustadz Fhajri Amal, S.Pd.I. Setelah sempat vakum akibat pandemi Covid-19, semangat itu dihidupkan kembali lewat wadah At-Thoha.

“Alhamdulillah, kami ingin ada ruang yang bukan hanya mencerdaskan ruhani tapi juga menyehatkan badan. Namanya At-Thoha, surat dalam Al-Qur’an yang bermakna meneguhkan,” ujar salah seorang pengurus.
Setiap Selasa malam, suasana Warung Dg. Rannu berubah menjadi majelis ilmu. Di bawah bimbingan Ustadz Fhajri Amal, S.Pd.I. selaku Ketua DPD Wahdah Islamiyah Bantaeng dan Penyuluh Agama Kemenag Bantaeng, para anggota larut dalam tadarrus, setoran hafalan, dan kajian Tarbiyah.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.








