“Baik Bapak, terima kasih responnya. Namun dengan segala hormat, kami memohon maaf tidak bisa hanya menggunakan jawaban yang sama dengan media lain. Setiap media memiliki standar pemberitaan dan sudut pandang yang berbeda,” balas redaksi.
“Untuk kepentingan kebebenaran informasi dan agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat, kami sangat membutuhkan jawaban langsung dan spesifik dari Bapak sendiri terkait pertanyaan yang kami ajukan. Mohon bantuannya dijawab di sini agar kami bisa menyampaikan klarifikasi yang utuh,” tambah keterangan resmi redaksi.
Hingga berita ini diturunkan, upaya tim redaksi untuk menelpon kembali guna meminta penjelasan lebih lanjut menemui jalan buntu, karena nomor kontak yang bersangkutan tidak lagi aktif atau tidak dapat dihubungi.
TIM/ EDITOR TIM-TN.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.







