BANTAENG, TOKCER.NEWS – Kenyamanan beraktivitas di kawasan Pasar Sentral Kabupaten Bantaeng kini terganggu akibat buruknya manajemen penerangan. Para pedagang menyoroti kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) yang dinilai tidak profesional, lantaran Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di area tersebut selalu terlambat menyala setiap harinya.
Padahal, diketahui bahwa pada jam-jam tersebut aktivitas ekonomi masih sangat padat. Banyak pedagang yang masih melayani pembeli maupun proses bongkar muat barang jelang malam hari. Namun ironisnya, tepat saat matahari terbenam atau sekitar pukul 18.00 WITA, ketika cahaya alami mulai hilang, lampu-lampu yang seharusnya menjadi penerang justru masih mati total.

Inisial “S”, salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya secara lengkap, dalam keterangannya pada, Minggu, (5/7/2026), mengungkapkan bahwa masalah ini bukan terjadi sesaat, melainkan sudah menjadi keluhan rutin. Menurutnya, lampu baru akan menyala setelah jeda waktu yang cukup lama, berkisar antara satu hingga dua jam kemudian. Bahkan dalam beberapa kejadian, lampu bisa mati berjam-jam lamanya tanpa ada penanganan yang jelas.
“Ini keluhan kami para pedagang setiap hari. Lampu ini baru mau menyala kalau kami sendiri yang mendesak atau melapor ke Dishub supaya dinyalakan. Sampai kapan kondisi seperti ini harus terus dibiarkan?” keluhnya dengan nada kecewa.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.










